Lidah berapi
Dan rindu yang mengah
Sebuah simfoni
Gemersiknya bergema di bibir yang merah
Basah oleh airmata senja
Biarlah kupendam rasa nikmat rindu
Agar bilur rasaku tidak lagi menggores
jiwa ragamu
Demi mengusir mimpi berdarah
Dari daerah hatimu
Ke muara kenangan.
S-esak A-ku M-emikirkannya: Menjenguk Wajah Sungai Tingkalanon
-
Dua tiga peristiwa berlaku sejak kebelakangan ini. Salah satu peristiwa berkenaan mempengaruhi landskap Sungai Tingkalanon. Inilah wajahnya. Gambar ini dirak...
1 year ago




0 comments:
Post a Comment